Bulan Ramadhan, sungguh membawa berbagai berkah. Lihat saja bagaimana di bulan suci tersebut marak sekali berbagai aktivitas ibadah di berbagai masjid. Mulai dari orang-orang rajin ke masjid untuk melaksanakan shalat lima waktu dan shalat tarawih. Begitu pula kegiatan rutin tadarusan setiap malamnya. Ini semua merupakan tanda keberkahan bulan tersebut. Namun, kadangkala kita saksikan bahwa ibadah-ibadah yang dilakukan ini hanya musiman. Contohnya saja, shalat lima waktu. Di bulan Ramadhan, boleh jadi rajin bukan kepalang. Setelah bulan Ramadhan, seakan-akan tidak ada bekas yang tersisa atau mungkin sudah semakin diremehkan karena sering bolongnya dalam mengerjakan shalat.
Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam, Yang membolak balikkan hati manusia, Raja yang menguasai segalanya. Siapa yang Allah beri petunjuk maka tidak ada yang bisa menyesatkannya dan siapa yang disesatkan maka tidak ada yang bisa memberi petunjuk kepadanya... At tawassul secara bahasa artinya mendekatkan diri dengan sesuatu amal (Al Misbahul Munir, 2/660). Bisa juga dimaknai dengan berharap (ar raghbah) dan butuh (Lihat Al Mufradat fi ghoribil Qur’an, 523). Terkadang juga dimaknai dengan “tempat yang tinggi”. Sebagaimana terdapat dalam lafadz do’a setelah adzan: “Aati Muhammadanil wasilata...”. Disebutkan dalam Shahih Muslim bahwa makna “Al Wasilah” pada do’a di atas adalah satu kedudukan di surga yang hanya akan diberikan kepada satu orang saja.
Ada sebuah pertanyaan penting yang cukup mendasar bagi setiap kaum muslimin yang telah mengakui dirinya sebagai seorang muslim. Setiap muslim selayaknya bisa memberikan jawaban dengan jelas dan tegas atas pertanyaan ini, karena bahkan seorang budak wanita yang bukan berasal dari kalangan orang terpelajar pun bisa menjawabnya. Bahkan pertanyaan ini dijadikan oleh Rasulullah sebagai tolak ukur keimanan seseorang. Pertanyaan tersebut adalah “Dimana Allah?”. Jika selama ini kita mengaku muslim, jika selama ini kita yakin bahwa Allah satu-satunya yang berhak disembah, jika selama ini kita merasa sudah beribadah kepada Allah, maka sungguh mengherankan bukan jika kita tidak memiliki pengetahuan tentang dimanakah dzat yang kita sembah dan kita ibadahi selama ini. Atau dengan kata lain, ternyata kita belum mengenal Allah dengan baik, belum benar-benar mencintai Allah dan jika demikian bisa jadi selama ini kita juga belum menyembah Allah dengan benar. Sebagaimana perkataan seorang ulama besar Saudi Arabia, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin: “Seseorang tidak dapat beribadah kepada Allah secara sempurna dan dengan keyakinan yang benar sebelum mengetahui nama dan sifat Allah Ta’ala” (Muqoddimah Qowa’idul Mutsla).
Anda yang berdomisili di luar kota Yogyakarta kini dapat memiliki buletin At-Tauhid yang terbit setiap hari Jum’at di wilayah kota Yogyakarta dan sekitarnya. Alhamdulillah dengan adanya kesempatan ini, Anda dapat berdakwah di jalan Allah, Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah. [more...]
Sehubungan dengan akan diadakannya renovasi total Masjid Pogung Dalangan (MPD), panitia mengajukan permohonan bantuan dana kepada Bapak/Ibu para dermawan. Kami informasikan bahwa berdasarkan perhitungan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) Program Renovasi Total MPD diperkirakan menghabiskan biaya pembangunan (murni) sebesar Rp. 977.758.200 untuk luas 2 bangunan 481m (2 lantai). Proposal renovasi total Masjid Pogung Dalangan (MPD) dan Surat Kesanggupan Infak terlampir. [more...]
Bismillah, dalam kesempatan yang sangat berharga ini, kami dari pengurus buletin dakwah At Tauhid Yayasan Pendidikan Islam Al Atsari Yogyakarta ingin menawarkan ”perniagaan yang tidak akan pernah merugikan” kepada kaum muslimin sekalian; yaitu dengan ikut serta secara rutin dan berkesinambungan untuk menyisihkan sebagian rezki yang dikaruniakan Allah kepada mereka demi memelihara keberlangsungan dakwah melalui media buletin yang kami terbitkan. [more...]
Komentar