Tag
syahadat
-
20/02/2014
Mengamalkan Dua Kalimat Syahadat
Buletin At Tauhid Edisi 8 Tahun X Asyhadu an laa ilaaha illallÄh wa asyhadu anna Muhammad RasuulullÄh. Kalimat ini adalah pondasi Islam dimana bangunan Islam dibangun diatasnya. Kalimat ini memiliki makna agung…
-
07/02/2014
Makna Rukun Iman yang Pertama
Buletin At Tauhid Edisi 6 Tahun X Bismillah. Pembaca yang dimuliakan Allah, siapakah di antara kita yang tidak ingin merasakan manisnya iman? Tentu, semua ingin merasakan manisnya iman. Karenanya, renungkanlah hadits Nabi…
-
02/01/2014
Keagungan Tauhid dalam Diri Seorang Muslim
Buletin At Tauhid Edisi 1 Tahun X Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Kaum muslimin yang dirahmati Allah, merupakan kebahagiaan tak terkira tatkala Allah memilih kita diantara sekian banyak…
-
10/10/2013
Sembelihanku Hanya untuk Allah
Makna Syahadat Para pembaca yang semoga dirahmati Allah. Syarat seseorang masuk ke dalam islam adalah dengan mengucapkan Syahadat Laa ilaaha illallÄh, persaksian bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan hanya Allah…
-
18/03/2011
Makna Dua Kalimat Syahadat
Asyhadu alla ilaaha illallah
Wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah
Setiap hari, dua kalimat ini selalu dikumandangkan dalam adzan, iqomah, khutbah, ceramah, dan pembicaraan-pembicaraan lainnya. Setiap hari pula, kita sebagai seorang muslim membacanya ketika sholat. Namun, sudahkah kita faham akan maknanya?
-
04/02/2010
Kalimat Syahadat dalam Sorotan
Masih terngiang-ngiang di telinga kita apa yang dikatakan guru agama kita di bangku sekolah dasar ketika menerangkan mengenai makna kalimat tauhid ‘laa ilaha illallah’. Guru kita akan mengajarkan bahwa kalimat ‘laa ilaha illallah’ itu bermakna ‘Tiada Tuhan selain Allah’. Namun apakah tafsiran kalimat yang mulia ini sudah benar? Sudahkah penafsiran ini sesuai dengan yang diinginkan al-Qur’an dan Al Hadits? Pertanyaan seperti ini seharusnya kita ajukan agar kita memiliki aqidah yang benar yang selaras dengan al-Qur’an dan As Sunnah dengan pemahaman generasi terbaik umat ini (baca: salafush sholih).
-
15/01/2009
Keutamaan Tauhid
Kaum muslimin yang semoga dirahmati oleh Allah, tatkala Allah memerintahkan sesuatu kepada kita maka Allah tidak semata-mata memerintahkan begitu saja, namun agar kita antusias untuk melaksanakan perintah-Nya maka Allah memberikan iming-iming kepada kita. Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa perintah yang paling agung yang Allah wajibkan kepada seluruh manusia adalah perintah untuk mentauhidkan Allah yaitu agar manusia hanya beribadah kepada Allah semata. Oleh Karena itulah Allah memberikan iming-iming yang tidak tanggung-tanggung lagi bagi orang yang melaksanakannya. Lalu apakah iming-iming tersebut?
-
18/11/2008
La Ilaha Illallah, Antara yang Benar dan yang Salah
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Islam dibangun di atas lima perkara: syahadat La Ilaha Illallah wa anna Muhammadar Rasulullah, mengerjakan salat, menunaikan zakat, menunaikan haji ke Mekkah dan puasa di bulan Ramadhan." (HR. Bukhari dan Muslim). Kelima hal inilah yang kita kenal dengan sebutan rukun islam. Di antara kelima rukun islam tersebut, rukun yang paling penting adalah rukun yang pertama yaitu dua kalimat syahadat. Rukun inilah yang melandasi diterimanya keempat rukun islam serta amalan-amalan ibadah yang lain. Rukun inilah yang menjadi dasar apakah seseorang itu islam atau tidak. Namun, amat sangat disayangkan, pemahaman yang salah tentang kalimat syahadat La Ilaha Illallah beredar di sekitar kaum muslimin. Baik itu kesalahan dalam masalah keyakinan maupun amal perbuatan. Bahkan, kesalahan dalam memahami syahadat ini dapat berakibat terjatuhnya seseorang ke dalam kesyirikan. Untuk itu sangatlah penting bagi kita untuk mengetahui manakah yang benar dan yang salah dari syahadat tersebut agar kita tidak terjatuh ke dalam kesalahan yang dapat berakibat terjerumusnya kita ke dalam dosa syirik. Allah berfirman yang artinya, "Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa di bawah syirik, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar." (An Nisa: 48)
