Tag
riya’
-
04/03/2016
Hal Yang Lebih Berbahaya Dari Fitnah Dajjal
Apa yang lebih Nabi takutkan menimpa umatnya daripada Al Masiih Ad Dajjal? Yaitu riya.
-
17/10/2014
Ingatkan Kami Terus Akan Bahaya Riya’
Buletin At-Tauhid edisi ke 40 Tahun X Memang perkara hati adalah perkara yang sangat sulit dijaga terutama masalah ikhlas. Seseorang bisa jadi mencari dunia bertopengkan agama, sedangkan agama menjadi korban untuk dunia.…
-
26/01/2012
Mengenal Syirik Ashgar
Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di menjelaskan, “Dan tidak ada perbuatan yang lebih jelek dan lebih jahat daripada seorang yang menyamakan Allah, Raja yang menjaga seluruh makhlukNya dengan makhluk yang berasal dari tanah. Menyamakan Allah yang mengatur segala urusan dengan makhluk yang tidak mengatur urusan sama sekali. Menyamakan Allah yang Maha sempurna dan Maha kaya dengan makhluk yang penuh kekurangan dan miskin dari segala sisi. Menyamakan Allah yang memberikan semua nikmat, baik berupa agama dan dunia, dengan makhluk yang tidak bisa memberikan nikmat walaupun sebesar dzarrah. Maka kedzaliman mana lagi yang lebih besar daripada perbuatan syirik?†(Taisir Karimirrahman, tafsir surat Luqman ayat 13)
-
29/09/2011
Bahaya Riya
Para pembaca rahimakumullah, telah diketahui bahwa seluruh ibadah dalam agama Islam ini haruslah dilandasi dengan keikhlasan kepada Allah ta’ala. Dengan keikhlasan, seorang mukmin akan dapat meraih derajat mulia di sisi Allah ta’ala, bahkan Iblis tidak akan sanggup untuk menyesatkannya. Namun, apakah kita telah paham akan makna keikhlasan, sementara generasi terbaik umat ini merasakan betapa beratnya mewujudkan keikhlasan dalam ibadah mereka.
-
24/06/2010
Riya’ Penghapus Amal
Syarat paling utama suatu amalan diterima di sisi Allah adalah ikhlas. Tanpanya, amalan seseorang akan sia-sia belaka. Syaitan tidak henti-hentinya memalingkan manusia, menjauhkan mereka dari keikhlasan. Salah satunya adala melalui pintu riya’ yang banyak tidak disadari setiap hamba.
Yang dimaksud riya’ adalah melakukan suatu amalan agar orang lain bisa melihatnya kemudian memuji dirinya. Termasuk ke dalam riya’ yaitu sum’ah, yakni melakukan suatu amalan agar orang lain mendengar apa yang kita lakukan, sehingga pujian dan ketenaran pun datang tenar. Riya’ dan semua derivatnya merupakan perbuatan dosa dan merupakan sifat orang-orang munafik.
