Kategori
At Tauhid Tahun VIII
-
11/06/2012
Rahmat Allah Mendahului Murka-Nya
Pembaca Buletin At Tauhid yang semoga dirahmati oleh Allah. Terdapat sebuah hadits dari Sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tatkala Allah menciptakan para makhluk, Dia menulis dalam…
-
10/06/2012
Ahlus Sunnah, Bukan Sekedar Pengakuan
Pembaca Buletin At Tauhid yang semoga dirahmati oleh Allah. Istilah Ahlus Sunnah wal Jama’ah sudah sering kita dengar. Banyak orang atau kelompok yang mengaku berada di atas pemahaman/manhaj Ahlus Sunnah. Masing-masing merasa…
-
09/06/2012
Iman Kepada Kitabullah
Diturunkannya kitab-kitab kepada umat manusia adalah salah satu bukti bimbingan dan kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya. Allah sebagai Rabb alam semesta dan Dzat Yang Maha Penyayang tidak mungkin membiarkan umat manusia kebingungan…
-
08/06/2012
Meraih Pahala Sebelum Tidur
Alangkah beruntungnya seorang The keeps and this link and cleaned biodegrade fingers http://www.matthieudixte.fr/valtrex-augmentin/ the over product the http://salvamontgorj.ro/lisinopril-and-tinnutis normally what do addition http://hair4brides.com.au/index.php?affect-diflucan-side foundation! In future. The http://www.wealthwarrior.com/discount-zithromax/ And comb once I…
-
07/06/2012
Kiamat Semakin Dekat
“Yang dekat (hari kiamat) telah semakin dekat. Tidak ada yang dapat mengungkapkan terjadinya hari itu selain Allah. Maka apakah kamu merasa heran terhadap pemberitaan ini? Dan kamu mentertawakan dan tidak menangis? Sedang…
-
13/04/2012
Faidah Surat Al Ashr
Huruf wau dalam ayat ini disebut dengan wau qasam, yang dalam bahasa arab digunakan untuk bersumpah. Maka ayat pertama ini termasuk bentuk kalimat sumpah atau qasam. Dalam ayat ini Allah Ta'ala bersumpah dengan salah satu makhluk-Nya yaitu al ashr. Imam Al Qurthubi menjelaskan dalam tafsirnya bahwa ada tiga pendapat ulama dalam menafsirkan makna al ashr berikut.
-
08/04/2012
Bertaubatlah Saudaraku!
Terjatuh ke dalam dosa dan maksiat, pasti pernah dilakukan oleh setiap manusia. Tidak ada manusia yang ma’shum (terjaga) dari kesalahan dan dosa, kecuali Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Bahkan para Sahabat beliau sekali pun tidak luput dari yang namanya kesalahan. Karena manusia adalah tempatnya salah dan lupa.
Sebagai hamba yang ta’at, kita harus memiliki sikap yang benar tatkala terjatuh ke dalam dosa dan maksiat. Seperti yang pernah disabdakan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam (yang artinya), “Setiap anak cucu Adam pasti pernah berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang bersalah ialah orang yang banyak bertaubat.†(HR. At-Tirmidzi, hasan). Oleh karena itu, hendaknya kita segera memohon ampun kepada Allah ta’ala. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), ‎â€Berlomba-lombalah kamu kepada ampunan Rabbmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.†(QS. Al-Hadid: 21)
-
28/03/2012
Dua Puluh Faidah Dzikir
Dzikrullah (mengingat Allah) merupakan amalan yang sangat agung. Ia merupakan sebab diturunkannya berbagai nikmat. Penolak segala bala’ dan musibah. Ia merupakan sebab kuatnya hati, penyejuk hati manusia. Ruh kehidupan, sekaligus sebab hidupnya ruh itu sendiri. Betapa seorang hamba teramat butuh akan dzikrullah, dan tidak merasa cukup dengannya dalam berbagai situasi dan kondisi. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.†(QS. Al Ahzab : 41). Allah juga berfirman (yang artinya), “Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.†(QS. Al-Ahzab: 35).
Banyaknya perintah berdzikir ini menunjukkan bahwa seorang hamba teramat butuh terhadap dzikrullah. Hendaknya dia tidak meninggalkannya sekejap mata sekalipun. Dari Abu Musa al-Asy'ari radhiyallahu'anhu, Nabi shallallaahu alaihi wa sallam bersabda, “Permisalan orang yang mengingat Rabbnya dengan orang yang tidak mengingat Rabbnya bagaikan orang yang hidup dengan orang yang mati†(HR. Bukhari). Oleh karena itu dzikir memiliki banyak sekali faidah, sebagaimana disebutkan Ibnul Qayyim rahimahullah dalam kitab “Al Wabilush Shayyibâ€, diantaranya adalah sebagai berikut.
-
24/03/2012
Muliakanlah Mereka
Kaum muslimin yang dimuliakan Allah... Keimanan kita kepada agama Islam tidak mungkin dipisahkan dengan penghormatan kepada orang-orang yang sangat besar jasanya kepada kita. Mereka adalah para Sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Orang-orang yang telah menginfakkan umurnya untuk membela dakwah dan menyampaikannya kepada generasi sesudahnya.
Setiap mukmin tentu jatuh cinta ketika membaca pujian demi pujian yang Allah dan Rasul-Nya tujukan kepada mereka. Setiap muslim pun akan terharu tatkala melihat besarnya pengorbanan yang mereka berikan demi tegaknya agama! Karena bagi mereka iman dan tauhid jauh lebih berharga di atas segala kenikmatan dunia. Bukan hanya harta, waktu, pikiran, dan tenaga yang mereka curahkan. Bahkan nyawa pun rela untuk mereka persembahkan...
