Kategori
At Tauhid Tahun VII
-
17/02/2011
Bukan Pria Idaman
Manusia idaman sejati adalah makhluk langka. Begitu banyak ujian dan rintangan untuk menjadi seorang idaman sejati. Kebalikannya, yang bukan idaman malah tersebar ke mana-mana. Inilah yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini. Siapakah pria yang tidak pantas menjadi idaman dan tambatan hati? Apa saja ciri-ciri mereka? Mudah-mudahan -dengan izin Allah- kami dapat mengungkapkannya pada tulisan yang singkat ini.
-
12/02/2011
Mencintai Ahlul Bait
Ahlul bait memang memiliki nasab/garis keturunan yang mulia. Kalau mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya, maka wajib dicintai oleh setiap muslim, meskipun belum diketahui bagaimana akhir hidupnya kelak. Ada beberapa pendapat para ulama mengenai siapa yang dimaksud ahlul bait Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam. Namun, perlu digarisbawahi disini bahwa orang-orang yang termasuk ahlul bait itu ditentukan berdasarkan dalil. Pendapat yang lebih kuat, yang dimaksud ahlul bait adalah para istri beliau, anak dan cucu beliau, serta seluruh kaum muslimin yang termasuk Bani Hasyim.
-
03/02/2011
Buktikan Cintamu
Dengan berbagai macam cara seseorang akan mencurahkan usahanya untuk membuktikan cintanya pada kekasihnya. Begitu pula kecintaan pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Setiap orang pun punya berbagai cara untuk membuktikannya. Namun tidak semua cara tersebut benar, ada di sana cara-cara yang keliru. Itulah yang akan diangkat pada tulisan ini. Semoga Allah memudahkan dan memberikan kepahaman.
-
30/01/2011
Luasnya Ampunan Allah
Siapakah di antara kita yang belum pernah terjerumus dalam gelapnya dosa dan maksiat??? Seluruh manusia tidak akan terlepas dari dosa dan kesalahan, bagaimanapun tinggi kedudukannya. Nabi Adam ‘alaihi salam telah melakukan dosa, anak keturunannya pun juga akan mengikutinya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bercerita tentang kisah Nabi Adam, beliau mengatakan, “Adam telah melanggar larangan Allah, maka anak keturunannya pun juga akan melanggar larangan Allah. Adam telah lupa, maka anak keturunannya pun juga akan lupa. Adam telah berbuat dosa, maka anak keturunannya pun juga berbuat dosa†(HR. Tirmidzi, hasan shahih).
Bisikan syaitan senantiasa dihembus-hembuskan di telinga anak Adam. Jeratan syubhat dan rayuan syahwat senantiasa membayangi setiap langkah kehidupan manusia. Hingga tidak akan ada sosok manusia yang suci dari dosa dan kesalahan. Dosa sudah menjadi watak dan tabiat manusia, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, seandainya kalian tidak pernah berbuat dosa, niscaya Allah akan mengganti kalian dengan mendatangkan suatu kaum yang kemudian kaum tersebut berbuat dosa, kemudian mereka meminta ampun kepada Allah, dan Allah akan mengampuni mereka†(HR. Muslim).
-
24/01/2011
Tauhid Penghapus Dosa
Siapakah yang tidak mendambakan dosa-dosanya diampuni? Ternyata, tauhid yang murni adalah sebab utama terampuninya dosa-dosa. Sudahkah kita memilikinya? Bagaimanakah cara mewujudkannya? Oleh sebab itu, simaklah pembahasan menarik berikut ini...
-
14/01/2011
Kemusyrikan di Masa Kini
Salah satu musibah besar yang menimpa kaum muslimin dewasa ini -karena ketidakpedulian mereka terhadap urusan agama dan sibuk dengan urusan dunia- adalah banyaknya kaum muslimin yang terjerumus ke dalam hal-hal yang diharamkan Allah Ta’ala. Hal ini bisa terjadi akibat sedikitnya pemahaman mereka tentang ajaran agama Islam yang hanif ini.
Jurang keharaman terdalam yang mereka masuki yaitu lembah hitam kemusyrikan. Perbuatan dosa yang paling besar ini pun begitu samar bagi kebanyakan manusia karena kebodohan mereka dan rajinnya setan dalam meyesatkan manusia. Sebagaimana yang dikisahkan Allah Ta’ala tentang sumpah Iblis (yang artinya),"Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus". (QS. Al-A’raf [7]: 16). Bahkan, kalau kita teliti secara seksama ternyata kemusyrikan hasil tipudaya iblis yang terjadi pada masa kita sekarang ini justru lebih parah daripada kemusyrikan yang terjadi di kalangan kaum musyrikin pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Benarkah demikian?
-
12/01/2011
dakwah tauhid prioritas utama
At Tauhid Edisi VII/2Oleh Adika Mianoki Tauhid merupakan perkara yang paling penting dalam agama Islam sehingga tidak boleh disepelekan. Namun sangat disayangkan, tidak sedikit dari para dai yang meremehkan dakwah tauhid dan…
-
06/01/2011
Ilmu Dulu, Baru Amal
Ada seseorang yang bercerita, dalam sebuah perjalanan manasik haji, para jamaah haji secara bertubi-tubi mengajukan banyak pertanyaan kepada pembimbing haji. Hampir semua permasalahan yang mereka jumpai dalam pelaksanaan ibadah haji, selalu dikonsultasikan kepada pembimbing. Kita yakin, suasana semacam ini hampir dialami oleh semua jamaah haji. Mengapa bisa terjadi demikian? Jawabannya hanya ada dua kemungkinan; pertama, mereka khawatir jangan-jangan ibadah haji yang mereka lakukan batal dan tidak diterima oleh Allah. Atau kedua, mereka takut dan khawatir jangan sampai melakukan tindakan pelanggaran yang menyebabkan mereka harus membayar denda.
