Kategori
Aqidah
-
27/04/2013
Tauhid 24 Karat
Sebagaimana telah diketahui bersama bahwa Allah tidaklah menciptakan manusia dengan sia-sia. Bahkan Allah menciptakan manusia agar mereka mengikhlaskan ibadahnya hanya untuk Allah semata, dengan kata lain agar mentauhidkan-Nya sebagaimana firman Allah (yang…
-
21/03/2013
Makna 2 Kalimat Syahadat
Alhamdulillah, penulis memuji kepada Allah. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wasallam, keluarganya, sahabat-sahabatnya, dan para pengikutnya hingga akhir zaman. Saudaraku yang berbahagia, asyahadu an laa ilaaha illallah wa…
-
13/03/2013
Keutamaan Para Shahabat Rasulullah
Bismillahirrahmanirrahim Jika kita bertanya pada seseorang, siapakah yang paling kenal dengan si fulan? Mayoritas orang pasti akan menjawab keluarganya, yaitu istrinya. Selain itu akan muncul jawaban shahabat dekatnya. Sekarang jika ada yang…
-
16/01/2013
Pentingnya Tauhid
 Segala puji bagi Allah. Salawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah. Amma ba’du. Kaum muslimin yang dimuliakan Allah, pembicaraan tentang tauhid adalah pembicaraan yang sangat penting. Karena tauhid adalah tujuan penciptaan jin…
-
09/06/2012
Iman Kepada Kitabullah
Diturunkannya kitab-kitab kepada umat manusia adalah salah satu bukti bimbingan dan kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya. Allah sebagai Rabb alam semesta dan Dzat Yang Maha Penyayang tidak mungkin membiarkan umat manusia kebingungan…
-
07/06/2012
Kiamat Semakin Dekat
“Yang dekat (hari kiamat) telah semakin dekat. Tidak ada yang dapat mengungkapkan terjadinya hari itu selain Allah. Maka apakah kamu merasa heran terhadap pemberitaan ini? Dan kamu mentertawakan dan tidak menangis? Sedang…
-
02/02/2012
Mengimani Para Utusan Allah
Terdapat banyak dalil yang menunjukkan wajibnya beriman kepada para rasul, di antaranya adalah firman Allah (yang artinya): “Akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kiamat, malaikat-malaikat, kitab-kitab, dan nabi-nabi†(QS.Al Baqarah: 177). Dan juga firman Allah (yang artinya): “Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan Rasul-rasul-Nya (mereka mengatakan): ’Kita tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dan rasul-rasul-Nya’, dan mereka mengatakan “Kami dengar dan kami taat…†(QS. Al Baqarah: 285)
Pada ayat-ayat di atas Allah Ta’ala menggabungkan antara keimanan kepada para rasul dengan keimanan terhadap diri-Nya, malaikat-malaikat-Nya, dan kitab-kitab-Nya. Allah menghukumi kafir orang yang membedakan antara keimanan kepada Allah dan para rasul, mereka iman terhadap sebagian tetapi kafir tehadap sebagian yang lain (Al Irsyaad ilaa Shahiihil I’tiqaad hal. 146)
-
26/01/2012
Mengenal Syirik Ashgar
Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di menjelaskan, “Dan tidak ada perbuatan yang lebih jelek dan lebih jahat daripada seorang yang menyamakan Allah, Raja yang menjaga seluruh makhlukNya dengan makhluk yang berasal dari tanah. Menyamakan Allah yang mengatur segala urusan dengan makhluk yang tidak mengatur urusan sama sekali. Menyamakan Allah yang Maha sempurna dan Maha kaya dengan makhluk yang penuh kekurangan dan miskin dari segala sisi. Menyamakan Allah yang memberikan semua nikmat, baik berupa agama dan dunia, dengan makhluk yang tidak bisa memberikan nikmat walaupun sebesar dzarrah. Maka kedzaliman mana lagi yang lebih besar daripada perbuatan syirik?†(Taisir Karimirrahman, tafsir surat Luqman ayat 13)
