<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Buletin At-Tauhid &#187; puasa ramadhan</title>
	<atom:link href="http://buletin.muslim.or.id/tag/puasa-ramadhan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://buletin.muslim.or.id</link>
	<description>Memurnikan Aqidah, Menebarkan Sunnah</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 22:41:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Hikmah di Balik Puasa Ramadhan</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/hikmah-di-balik-puasa-ramadhan</link>
		<comments>http://buletin.muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/hikmah-di-balik-puasa-ramadhan#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 05:56:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[At Tauhid Tahun V]]></category>
		<category><![CDATA[Tazkiyatun Nufus]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah puasa ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[puasa ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=406</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Para pembaca yang semoga selalu dirahmati oleh Allah <em>Ta’ala</em>. Kita sudah mengetahui bersama bahwa puasa Ramadhan itu diwajibkan bagi setiap muslim, yang baligh, berakal, dalam kondisi sehat, bermukim, serta suci dari haidh dan nifas. Lalu apa hikmah di balik melakukan ibadah puasa ini? Hikmahnya begitu banyak. Sebagian dari kalam ulama mengenai <strong>hikmah puasa Ramadhan</strong>, kami sarikan berikut ini.</p>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://buletin.muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/hikmah-di-balik-puasa-ramadhan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fatwa-Fatwa Ulama Seputar Puasa Ramadhan</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/fiqih/fatwa-fatwa-ulama-seputar-puasa-ramadhan</link>
		<comments>http://buletin.muslim.or.id/fiqih/fatwa-fatwa-ulama-seputar-puasa-ramadhan#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 02:51:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[At Tauhid Tahun V]]></category>
		<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[imsak]]></category>
		<category><![CDATA[puasa ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[rokok]]></category>
		<category><![CDATA[shalat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=399</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ulama besar Saudi Arabia, Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin -<em>rahimahullah</em>- pernah ditanya : Apa hukum orang yang berpuasa namun meninggalkan shalat? <strong>Jawab</strong>: Puasa yang dilakukan oleh orang yang meninggalkan shalat tidaklah diterima karena orang yang meninggalkan shalat telah melakukan bentuk kekafiran dan kemurtadan. Dalil bahwa meninggalkan shalat termasuk bentuk kekafiran adalah firman Allah <em>Ta’ala</em> (yang artinya), <em>”Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) <span style="text-decoration: underline;">adalah saudara-saudaramu seagama</span>. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui.” </em>(QS. At Taubah [9] : 11). Alasan lain adalah sabda Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>,  <em>“Pembatas antara seorang muslim dengan kesyirikan dan kekafiran adalah meninggalkan shalat.”</em> (HR. Muslim no. 82)</p>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://buletin.muslim.or.id/fiqih/fatwa-fatwa-ulama-seputar-puasa-ramadhan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ganjaran untuk Orang yang Berpuasa</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/ganjaran-untuk-orang-yang-berpuasa</link>
		<comments>http://buletin.muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/ganjaran-untuk-orang-yang-berpuasa#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2009 01:24:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[At Tauhid Tahun V]]></category>
		<category><![CDATA[Fiqih]]></category>
		<category><![CDATA[Tazkiyatun Nufus]]></category>
		<category><![CDATA[keutamaan puasa]]></category>
		<category><![CDATA[pahala]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[puasa ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=369</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Para pembaca buletin At Tauhid yang semoga selalu mendapatkan rahmat Allah <em>Ta’ala</em>. <em>Alhamdulillah </em>saat ini kita telah berada di pertengahan bulan Sya’ban. Tidak terasa bulan yang penuh berkah sebentar lagi akan hadir di tengah-tengah kita. Bulan yang setiap muslim nantikan karena berbagai keutamaan yang ada di dalamnya. Insya Allah mulai edisi kali ini sampai beberapa edisi mendatang, kami akan memandu pembaca sekalian untuk memahami hal-hal yang berkaitan dengan puasa Ramadhan. Namun tentu saja kami hanya bisa menyajikan dengan pembahasan yang ringkas. Semoga Allah memudahkan urusan ini. <em>Allahumma yassir wa a’in</em> (Ya Allah, mudahkanlah dan tolonglah kami).</p>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://buletin.muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/ganjaran-untuk-orang-yang-berpuasa/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

