<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Buletin At-Tauhid &#187; musibah</title>
	<atom:link href="http://buletin.muslim.or.id/tag/musibah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://buletin.muslim.or.id</link>
	<description>Memurnikan Aqidah, Menebarkan Sunnah</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 22:41:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Bulan Suro, Bulan Petaka?</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/aqidah/bulan-suro-bulan-petaka</link>
		<comments>http://buletin.muslim.or.id/aqidah/bulan-suro-bulan-petaka#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Dec 2010 22:00:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[At Tauhid Tahun VI]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[bulan suro]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[syirik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=766</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Bulan Suro –yang dalam Islam dikenal dengan bulan Muharram- terkenal sakral dan penuh mistik di kalangan sebagian orang. Saking sakralnya berbagai keyakinan keliru bermunculan pada bulan ini. Berbagai ritual yang berbau syirik pun tak ketinggalan dihidupkan di bulan ini. Perlu kita tahu bahwa bulan Muharram dalam Islam sebenarnya adalah bulan yang mulia sebagaimana akan diulas dalam tulisan sederhana berikut ini.</p>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://buletin.muslim.or.id/aqidah/bulan-suro-bulan-petaka/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Abu Merapi Bisa Berbuah Pahala</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/nasehat/abu-merapi-bisa-berbuah-pahala</link>
		<comments>http://buletin.muslim.or.id/nasehat/abu-merapi-bisa-berbuah-pahala#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Nov 2010 03:06:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[At Tauhid Tahun VI]]></category>
		<category><![CDATA[Nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[merapi]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[sabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=731</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Saat Jum’at dini hari (30/10/2010), kami mendengar kabar langsung dari saudara kami bahwa Gunung Merapi di Jogja kembali bereaksi. Gunung tersebut mengeluarkan hujan abu pekat. Segalanya adalah atas kuasa Allah. Jogja yang begitu asri akhirnya berubah menjadi lautan debu. Walaupun berada di negeri yang jauh, kami pun merasakan bagaimana berat dan susahnya mengalami musibah atau bencana seperti itu karena ke mana-mana jarak pandang pendek, penuh debu dan harus menggunakan masker. Berikut adalah beberapa nasehat berharga yang semoga bisa menjadi penghibur lara.</p>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://buletin.muslim.or.id/nasehat/abu-merapi-bisa-berbuah-pahala/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Di Balik Musibah</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/di-balik-musibah</link>
		<comments>http://buletin.muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/di-balik-musibah#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 22:08:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[At Tauhid Tahun V]]></category>
		<category><![CDATA[Tazkiyatun Nufus]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[sabar]]></category>
		<category><![CDATA[taubat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=504</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pembaca yang semoga dirahmati oleh Allah <em>Ta’ala</em>, musibah merupakan suatu kata yang tak jarang kita dengar bahkan telah akrab di telinga kita dalam beberapa tahun terakhir ini terutama di bumi pertiwi. Musibah tersebut berupa gempa bumi, tanah longsor dan lain-lain. Banyak pihak yang mengklaim bahwa musibah ini terjadi karena adanya ini dan itu. Datang orang lain lagi yang mengklaim karena ini dan itu, begitu seterusnya. Namun bagaimanakah Islam memandang musibah, apa penyebabnya dan apa obatnya serta apa hikmahnya?</p>
<p style="text-align: justify;">Pada kesempatan kali ini marilah kita pelajari sekelumit dari sebab-sebab musibah tersebut, apa obatnya dan hikmahnya sehingga kita menyembuhkan penyakit yang ada dengan merealisasikan obatnya  dan mengambil pelajaran darinya dalam kehidupan sehari-hari. Namun demikian apa yang insya Allah akan kami paparkan di sini hanya sekelumit dan tidak lain hanya merupakan upaya untuk mengingatkan diri kita semua.</p>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://buletin.muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/di-balik-musibah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nasehat Ulama: Di Balik Musibah Gempa Bumi</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/nasehat/nasehat-ulama-di-balik-musibah-gempa-bumi</link>
		<comments>http://buletin.muslim.or.id/nasehat/nasehat-ulama-di-balik-musibah-gempa-bumi#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 23:30:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[At Tauhid Tahun V]]></category>
		<category><![CDATA[Nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[gempa bumi]]></category>
		<category><![CDATA[maksiat]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[syirik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=432</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sesungguhnya Allah Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui terhadap semua yang dilaksanakan dan ditetapkan. Sebagaimana juga Allah Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui terhadap semua syari’at dan semua yang diperintahkan. Allah menciptakan berbagai tanda-tanda kekuasaan-Nya sesuai yang Dia kehendaki. Dia pun menetapkannya untuk menakut-nakuti hamba-Nya. Dengan tanda-tanda tersebut, Allah mengingatkan kewajiban hamba-hamba-Nya, yang menjadi hak Allah <em>‘azza wa Jalla</em>. Hal ini untuk mengingatkan para hamba dari perbuatan syirik dan melanggar perintah serta melakukan yang dilarang. Allah <em>Ta’ala</em> berfirman (yang artinya), <em>“Dan tidaklah Kami memberi tanda-tanda itu melainkan untuk menakut-nakuti.”</em> (QS. Al-Israa: 59).</p>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://buletin.muslim.or.id/nasehat/nasehat-ulama-di-balik-musibah-gempa-bumi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cuma Ada Pada Seorang Mukmin</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/cuma-ada-pada-seorang-mukmin</link>
		<comments>http://buletin.muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/cuma-ada-pada-seorang-mukmin#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 02:03:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[At Tauhid Tahun V]]></category>
		<category><![CDATA[Tazkiyatun Nufus]]></category>
		<category><![CDATA[cobaan]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[nikmat]]></category>
		<category><![CDATA[sabar]]></category>
		<category><![CDATA[syukur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=279</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Rasulullah <em>shallallahu 'alaihi wa sallam</em> bersabda, <em>"Sungguh mengagumkan urusan seorang mukmin. Sesungguhnya semua urusannya adalah baik. Dan hal itu tidak akan diperoleh kecuali oleh seorang mukmin. Apabila dia mendapatkan kesenangan, maka dia bersyukur. Maka hal itu merupakan kebaikan baginya. Dan apabila dia tertimpa kesusahan maka dia bersabar. Maka itu juga merupakan kebaikan baginya."</em> (HR. Muslim)</p>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://buletin.muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/cuma-ada-pada-seorang-mukmin/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelajaran Berharga dari Jalur Gaza</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/nasehat/pelajaran-berharga-dari-jalur-gaza</link>
		<comments>http://buletin.muslim.or.id/nasehat/pelajaran-berharga-dari-jalur-gaza#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 22:12:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[At Tauhid Tahun V]]></category>
		<category><![CDATA[Nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[gaza]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[palestina]]></category>
		<category><![CDATA[yahudi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=195</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kekejian Yahudi kepada saudara-saudara kita sesama muslim di Gaza terasa menyakitkan di hati setiap mukmin. Kejahatan-kejahatan seperti itu bukanlah perkara yang aneh dilakukan oleh kaum terlaknat seperti mereka. Setiap muslim hendaknya memberikan bantuan sesuai dengan kemampuannya dan berdoa kepada Allah supaya kesulitan dan musibah yang mencekam saudara-saudara kita di Gaza segera terangkat.</p>
<p style="text-align: justify;">Kejadian yang menyedihkan ini semakin menguatkan kebenaran berita yang disebutkan oleh Allah <em>ta’ala</em> mengenai permusuhan kaum kafir yang sengit kepada kaum mukminin. Maka kita harus memusuhi orang kafir dikarenakan kekafiran mereka. Tidak sebagaimana pendapat sebagian orang yang mengatakan, “Sesungguhnya kita tidak akan memusuhi orang-orang kafir kecuali apabila mereka menyakiti dan memerangi kita.” Allah <em>ta’ala</em> berfirman (yang artinya), <em>“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan pernah merasa ridha kepada kalian sampai kalian mau mengikuti millah (ajaran agama) mereka.”</em> (QS. al-Baqarah [2]: 120). Ayat ini menunjukkan bahwa permusuhan mereka kepada kita akan terus berlangsung sampai kita ikut menjadi kafir seperti mereka. Allah <em>ta’ala</em> berfirman (yang artinya), <em>“Muhammad adalah utusan Allah, dan orang-orang yang bersamanya, mereka bersikap keras kepada orang-orang kafir, dan berkasih sayang dengan sesama mereka.”</em> (QS. al-Fath [48]: 29).</p>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://buletin.muslim.or.id/nasehat/pelajaran-berharga-dari-jalur-gaza/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia Di Balik Sakit</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/at-tauhid-tahun-iii/rahasia-di-balik-sakit</link>
		<comments>http://buletin.muslim.or.id/at-tauhid-tahun-iii/rahasia-di-balik-sakit#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 01:00:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[At Tauhid Tahun III]]></category>
		<category><![CDATA[Nasehat]]></category>
		<category><![CDATA[cobaan]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[musibah]]></category>
		<category><![CDATA[obat]]></category>
		<category><![CDATA[sabar]]></category>
		<category><![CDATA[sakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Hidup ini tidak lepas dari cobaan dan ujian, bahkan cobaan dan ujian merupakan <em>sunatullah</em> dalam kehidupan. Manusia akan diuji dalam kehidupannya baik dengan perkara yang tidak disukainya atau bisa pula pada perkara yang menyenangkannya. Allah<em> Ta’ala</em> berfirman yang artinya, <em>“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan mengujimu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan.”</em> (Al Anbiyaa’: 35). Sahabat Ibnu ‘Abbas -yang diberi keluasan ilmu dalam tafsir Al Qur’an- menafsirkan ayat ini: “Kami akan menguji kalian dengan kesulitan dan kesenangan, kesehatan dan penyakit, kekayaan dan kefakiran, halal dan haram, ketaatan dan kemaksiatan, petunjuk dan kesesatan”. (<em>Tafsir Ibnu Jarir</em>). Dari ayat ini, kita tahu bahwa berbagai macam penyakit juga merupakan bagian dari cobaan Allah yang diberikan kepada hamba-Nya. Namun di balik cobaan ini, terdapat berbagai rahasia/hikmah yang tidak dapat dinalar oleh akal manusia.</p>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://buletin.muslim.or.id/at-tauhid-tahun-iii/rahasia-di-balik-sakit/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

