<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Siapakah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah?</title>
	<atom:link href="http://buletin.muslim.or.id/manhaj/siapakah-ahlus-sunnah-wal-jama%e2%80%99ah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://buletin.muslim.or.id/manhaj/siapakah-ahlus-sunnah-wal-jama%e2%80%99ah</link>
	<description>Memurnikan Aqidah, Menebarkan Sunnah</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Jan 2012 05:31:19 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
	<item>
		<title>By: heru</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/manhaj/siapakah-ahlus-sunnah-wal-jama%e2%80%99ah/comment-page-1#comment-3459</link>
		<dc:creator>heru</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2011 04:12:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=114#comment-3459</guid>
		<description>Ass.wr.wb.....saya hanyalah orang awam belaka.....saya hanya ingat wasiat Rasulullah &quot;ummati..ummati...ummati&quot;...saudara2ku sunnah Rasulullah itu sedemikian banyak....bagi saya yang terpenting kita lakukan sunnah2 itu dengan kemampuan kita dan beristiqamahlah tanpa menganggap orang lain lebih jelek daripada kita...karena Ukhuwah Islamiyah juga sunnah yang utama..dimana kita menghormati perbedaan2 pemahaman kita selama tidak berbeda dalam aqidah,dan kita bersama2 memberikan teladan sesuai dengan akhlaq Rasulullah s.a.w kepada saudara2 kita yang lainnya...salah satu hadit riwayat Muslim ada riwayat mengapa umat islam akan terbela atau terpecah2 yaitu ketika kita sebagai umatnya yang mengamalkan Sunnah merasa lebih suci daripada manusia lain disetiap majlis yang kita hadiri...kita lupa bahwa sesungguhnya Keimanan,Keislaman,Keikhsanan kita adalah Karunia Allah kepada kita bukan dari apa2 yang kita perbuat...tidakkah kita belajar atas perbuatan Iblis??..dia merasa dan yakin bahwa apa2 yang dilakukan adalah perbuatan dia semata,bukan Allah yang Karuniakan kepadanya....mari kita bertafakur bahwa kita tiadalah manusia berilmu atau bodoh kalau sekiranya Allah tidak beri kita IlmuNYA...kita akan kafir sekiranya Allah tidak memberi kita Iman...kita tidaklah akan mampu melakukan Shalat dan amalan sholeh lainnya jika Allah tidak mengkaruniakan kepada kita itu semua....tinggal begitu saja..Insya Allah kita akan selalu terjaga Iman kita dan kita tdk akan mencap atau mendeklarasikan diri kita yang paling benar...karena benar menurut manusia sama dengan jumlah manusia yang hidup di dunia ini....itu pendapat saya..mudh2an bermanfaat...wasslaam..:)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass.wr.wb&#8230;..saya hanyalah orang awam belaka&#8230;..saya hanya ingat wasiat Rasulullah &#8220;ummati..ummati&#8230;ummati&#8221;&#8230;saudara2ku sunnah Rasulullah itu sedemikian banyak&#8230;.bagi saya yang terpenting kita lakukan sunnah2 itu dengan kemampuan kita dan beristiqamahlah tanpa menganggap orang lain lebih jelek daripada kita&#8230;karena Ukhuwah Islamiyah juga sunnah yang utama..dimana kita menghormati perbedaan2 pemahaman kita selama tidak berbeda dalam aqidah,dan kita bersama2 memberikan teladan sesuai dengan akhlaq Rasulullah s.a.w kepada saudara2 kita yang lainnya&#8230;salah satu hadit riwayat Muslim ada riwayat mengapa umat islam akan terbela atau terpecah2 yaitu ketika kita sebagai umatnya yang mengamalkan Sunnah merasa lebih suci daripada manusia lain disetiap majlis yang kita hadiri&#8230;kita lupa bahwa sesungguhnya Keimanan,Keislaman,Keikhsanan kita adalah Karunia Allah kepada kita bukan dari apa2 yang kita perbuat&#8230;tidakkah kita belajar atas perbuatan Iblis??..dia merasa dan yakin bahwa apa2 yang dilakukan adalah perbuatan dia semata,bukan Allah yang Karuniakan kepadanya&#8230;.mari kita bertafakur bahwa kita tiadalah manusia berilmu atau bodoh kalau sekiranya Allah tidak beri kita IlmuNYA&#8230;kita akan kafir sekiranya Allah tidak memberi kita Iman&#8230;kita tidaklah akan mampu melakukan Shalat dan amalan sholeh lainnya jika Allah tidak mengkaruniakan kepada kita itu semua&#8230;.tinggal begitu saja..Insya Allah kita akan selalu terjaga Iman kita dan kita tdk akan mencap atau mendeklarasikan diri kita yang paling benar&#8230;karena benar menurut manusia sama dengan jumlah manusia yang hidup di dunia ini&#8230;.itu pendapat saya..mudh2an bermanfaat&#8230;wasslaam..:)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fitri</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/manhaj/siapakah-ahlus-sunnah-wal-jama%e2%80%99ah/comment-page-1#comment-3390</link>
		<dc:creator>fitri</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2011 23:40:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=114#comment-3390</guid>
		<description>Assalamualaykum ustadz, boleh copy gak buat di masukin diblog saya. Insya Allah disertakan link.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaykum ustadz, boleh copy gak buat di masukin diblog saya. Insya Allah disertakan link.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Suprapto</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/manhaj/siapakah-ahlus-sunnah-wal-jama%e2%80%99ah/comment-page-1#comment-2647</link>
		<dc:creator>Suprapto</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 May 2011 01:46:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=114#comment-2647</guid>
		<description>Mohon ijin copas untuk bahan khutbah jum`at</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mohon ijin copas untuk bahan khutbah jum`at</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Muhammad FR</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/manhaj/siapakah-ahlus-sunnah-wal-jama%e2%80%99ah/comment-page-1#comment-2500</link>
		<dc:creator>Muhammad FR</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Mar 2011 22:41:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=114#comment-2500</guid>
		<description>To Yulian Purnama bagus analisanya, pendek, ringkas, tepat sasaran, tidak semata-mata akal pikiran tetapi dari ilmunya para ulama.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>To Yulian Purnama bagus analisanya, pendek, ringkas, tepat sasaran, tidak semata-mata akal pikiran tetapi dari ilmunya para ulama.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: irfan</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/manhaj/siapakah-ahlus-sunnah-wal-jama%e2%80%99ah/comment-page-1#comment-2458</link>
		<dc:creator>irfan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Mar 2011 08:46:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=114#comment-2458</guid>
		<description>aslm, jika boleh komentar atas yang diterangkan akhi fauzul, bahwa yang disampaikan ada benarnya, dalam case ini ahlusunnah adalah mereka yang dalam diri dan keluarganya menerapkan quran dan as-sunah, semisal jika bersalah maka dia lebih memilih hukum islam sebagai pedoman penyelesaiannya karena itu kewajiban ummat islam dan yakin ada ampunan di akhirat, dan hukum untuk kaum kafir umat muslim hanya ditugaskan untuk berbuat adil.
mengenai ketaatan yang dijabarkan akhi abduh dengan mereferensi hadist HR Muslim, semoga Allah memberi Taufik, mnrt sy sepertinya janggal (mungkin terjemahannya kurang pas), intinya bagaimana mungkin Rasulullah yang maksum dan selalu tegas dalam hal halal haram memerintahkan umat muslim yang tidak dijaman beliau untuk taat kepada manusia berhati setan?..bukankah setan adalah musuh yang nyata..saya khawatir dengan ini(hadist reff) mengingat jika ternyata tidak benar jangan2 kita sudah berdusta atas nama Rasulullah..naudzubillah..karena jelas2 bertentangan dengan firman Allah diatas bahwa setan adalah musuh nyata(setan manusia/berhati setan)..perlu ditegaskan bahwa jika selama syariat menjadi dasar hukum umat islam, dan jika pemimpinnya tidak menjalankan sunnah maka tetap ditaati..bukankah hukuman bagi kaum munafik ditangguhkan karena itu urusan Allah sendiri yang nantinya akan menjadi hakimnya? lagi seperti yang dijelaskan ayat quran diatas, mungkin sebagai tambahan akhi ukhti bisa membuka al kahfi 103-106 semoga akhi ukhti dan ana khususnya diberi pemahaman dan petunjuk yang lurus...amin, ana tutup dengan kafaratul majlis..quran itu untuk muhasabah khususnya saya sebagai umat islam, (apakah saya sebagai pelaku islam, penentang islam, atau penonton/islam KTP)..semoga Allah menerangkan kepada hati kita tentang tauhid yang sebenarnya melalui sungguh-sungguh mengkaji petunjukNya (quran)..amin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aslm, jika boleh komentar atas yang diterangkan akhi fauzul, bahwa yang disampaikan ada benarnya, dalam case ini ahlusunnah adalah mereka yang dalam diri dan keluarganya menerapkan quran dan as-sunah, semisal jika bersalah maka dia lebih memilih hukum islam sebagai pedoman penyelesaiannya karena itu kewajiban ummat islam dan yakin ada ampunan di akhirat, dan hukum untuk kaum kafir umat muslim hanya ditugaskan untuk berbuat adil.<br />
mengenai ketaatan yang dijabarkan akhi abduh dengan mereferensi hadist HR Muslim, semoga Allah memberi Taufik, mnrt sy sepertinya janggal (mungkin terjemahannya kurang pas), intinya bagaimana mungkin Rasulullah yang maksum dan selalu tegas dalam hal halal haram memerintahkan umat muslim yang tidak dijaman beliau untuk taat kepada manusia berhati setan?..bukankah setan adalah musuh yang nyata..saya khawatir dengan ini(hadist reff) mengingat jika ternyata tidak benar jangan2 kita sudah berdusta atas nama Rasulullah..naudzubillah..karena jelas2 bertentangan dengan firman Allah diatas bahwa setan adalah musuh nyata(setan manusia/berhati setan)..perlu ditegaskan bahwa jika selama syariat menjadi dasar hukum umat islam, dan jika pemimpinnya tidak menjalankan sunnah maka tetap ditaati..bukankah hukuman bagi kaum munafik ditangguhkan karena itu urusan Allah sendiri yang nantinya akan menjadi hakimnya? lagi seperti yang dijelaskan ayat quran diatas, mungkin sebagai tambahan akhi ukhti bisa membuka al kahfi 103-106 semoga akhi ukhti dan ana khususnya diberi pemahaman dan petunjuk yang lurus&#8230;amin, ana tutup dengan kafaratul majlis..quran itu untuk muhasabah khususnya saya sebagai umat islam, (apakah saya sebagai pelaku islam, penentang islam, atau penonton/islam KTP)..semoga Allah menerangkan kepada hati kita tentang tauhid yang sebenarnya melalui sungguh-sungguh mengkaji petunjukNya (quran)..amin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fathir abdullah</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/manhaj/siapakah-ahlus-sunnah-wal-jama%e2%80%99ah/comment-page-1#comment-2434</link>
		<dc:creator>fathir abdullah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Mar 2011 09:45:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=114#comment-2434</guid>
		<description>mohon ijin share agar teman-teman yang lain juga tahu. jazakumullahu khairan......!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mohon ijin share agar teman-teman yang lain juga tahu. jazakumullahu khairan&#8230;&#8230;!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: irfan</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/manhaj/siapakah-ahlus-sunnah-wal-jama%e2%80%99ah/comment-page-1#comment-2419</link>
		<dc:creator>irfan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Feb 2011 05:46:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=114#comment-2419</guid>
		<description>Aslm. wrb.saudara muslimin muslimah..

menelaah firman Allah SWT dalam  Quran -Nya

43:36. Barang siapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Qur&#039;an), Kami adakan baginya setan (yang menyesatkan) maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.

43:37. Dan sesungguhnya setan-setan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk.

43:38. Sehingga apabila orang-orang yang berpaling itu datang kepada Kami (di hari kiamat) dia berkata: Aduhai, semoga (jarak) antaraku dan kamu seperti jarak antara masyrik dan magrib, maka setan itu adalah sejahat-jahat teman (yang menyertai manusia)&quot;.

43:39. (Harapanmu itu) sekali-kali tidak akan memberi manfaat kepadamu di hari itu karena kamu telah menganiaya (dirimu sendiri). Sesungguhnya kamu bersekutu dalam azab itu.

43:40. Maka apakah kamu dapat menjadikan orang yang pekak bisa mendengar atau (dapatkah) kamu memberi petunjuk kepada orang yang buta (hatinya) dan kepada orang yang tetap dalam kesesatan yang nyata?

43:41. Sungguh, jika Kami mewafatkan kamu (sebelum kamu mencapai kemenangan) maka sesungguhnya Kami akan menyiksa mereka (di akhirat).

43:42. Atau Kami memperlihatkan kepadamu (azab) yang telah Kami (Allah) ancamkan kepada mereka. Maka sesungguhnya Kami berkuasa atas mereka.

43:43. Maka berpegang teguhlah kamu kepada agama yang telah diwahyukan kepadamu. Sesungguhnya kamu berada di atas jalan yang lurus.

43:44. Dan sesungguhnya Al Qur&#039;an itu benar-benar adalah suatu kemuliaan besar bagimu dan bagi kaummu dan kelak kamu akan diminta pertanggungjawaban.

memperhatikan firma Allah diatas maka sudah jelas, jika bertumpu pada sunnah Rasulullah, maka perhatikan bahwa di saat itu syariat benar2 ditegakkan..tidak ada ibadah/hukum yang dihalangi2, karena hak umat yang mengaku muslim menjalankan syariat dan hukum2nya..sekarang apakah ada ibadah umat islam yang dihalang2i? bagimana jika yang menghalangi adalah umat islam sendiri? ...naudzubillah.

jika negara dipimpin seorang zhalim yang tetap menegakkan syariat maka itulah yang wajib ditaati.

bagaimana dengan mereka yang mengambil setengah2?

18:103. Katakanlah: &quot;Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?&quot;

18:104. Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.

18:105. Mereka itu orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kafir terhadap) perjumpaan dengan Dia. Maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.

18:106. Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahanam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok.

bagaimana kesudahan mereka yang setengah2?

4:150. Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan rasu-rasul-Nya, dan bermaksud memperbedakan antara (keimanan kepada) Allah dan rasul-rasul-Nya, dengan mengatakan: &quot;Kami beriman kepada yang sebahagian dan kami kafir terhadap sebahagian (yang lain)&quot;, serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (tengah) di antara yang demikian (iman atau kafir),

4:151. merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir itu siksaan yang menghinakan.

semoga dengan pendekatan firman2 tersebut ketauhidan kita kembali kepada fitrah..ahlussunah wal jamaah..namun jamaah yang mu&#039;min..dan hanya mentaati ulil amri minkum..janganlah setengah2 dalam menjalankan islam, karena inilah shirattal mustaqiem (Quran)..kita semua berjalan me7 akhirat, dan tidak ada lagi kesempatan ke2 seperti pemahaman awam bahwa kita akan melalui jembatan shirattal mustaqim saat hari qiamat..wslm wrb.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aslm. wrb.saudara muslimin muslimah..</p>
<p>menelaah firman Allah SWT dalam  Quran -Nya</p>
<p>43:36. Barang siapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Qur&#8217;an), Kami adakan baginya setan (yang menyesatkan) maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.</p>
<p>43:37. Dan sesungguhnya setan-setan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk.</p>
<p>43:38. Sehingga apabila orang-orang yang berpaling itu datang kepada Kami (di hari kiamat) dia berkata: Aduhai, semoga (jarak) antaraku dan kamu seperti jarak antara masyrik dan magrib, maka setan itu adalah sejahat-jahat teman (yang menyertai manusia)&#8221;.</p>
<p>43:39. (Harapanmu itu) sekali-kali tidak akan memberi manfaat kepadamu di hari itu karena kamu telah menganiaya (dirimu sendiri). Sesungguhnya kamu bersekutu dalam azab itu.</p>
<p>43:40. Maka apakah kamu dapat menjadikan orang yang pekak bisa mendengar atau (dapatkah) kamu memberi petunjuk kepada orang yang buta (hatinya) dan kepada orang yang tetap dalam kesesatan yang nyata?</p>
<p>43:41. Sungguh, jika Kami mewafatkan kamu (sebelum kamu mencapai kemenangan) maka sesungguhnya Kami akan menyiksa mereka (di akhirat).</p>
<p>43:42. Atau Kami memperlihatkan kepadamu (azab) yang telah Kami (Allah) ancamkan kepada mereka. Maka sesungguhnya Kami berkuasa atas mereka.</p>
<p>43:43. Maka berpegang teguhlah kamu kepada agama yang telah diwahyukan kepadamu. Sesungguhnya kamu berada di atas jalan yang lurus.</p>
<p>43:44. Dan sesungguhnya Al Qur&#8217;an itu benar-benar adalah suatu kemuliaan besar bagimu dan bagi kaummu dan kelak kamu akan diminta pertanggungjawaban.</p>
<p>memperhatikan firma Allah diatas maka sudah jelas, jika bertumpu pada sunnah Rasulullah, maka perhatikan bahwa di saat itu syariat benar2 ditegakkan..tidak ada ibadah/hukum yang dihalangi2, karena hak umat yang mengaku muslim menjalankan syariat dan hukum2nya..sekarang apakah ada ibadah umat islam yang dihalang2i? bagimana jika yang menghalangi adalah umat islam sendiri? &#8230;naudzubillah.</p>
<p>jika negara dipimpin seorang zhalim yang tetap menegakkan syariat maka itulah yang wajib ditaati.</p>
<p>bagaimana dengan mereka yang mengambil setengah2?</p>
<p>18:103. Katakanlah: &#8220;Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?&#8221;</p>
<p>18:104. Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.</p>
<p>18:105. Mereka itu orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kafir terhadap) perjumpaan dengan Dia. Maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.</p>
<p>18:106. Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahanam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok.</p>
<p>bagaimana kesudahan mereka yang setengah2?</p>
<p>4:150. Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada Allah dan rasu-rasul-Nya, dan bermaksud memperbedakan antara (keimanan kepada) Allah dan rasul-rasul-Nya, dengan mengatakan: &#8220;Kami beriman kepada yang sebahagian dan kami kafir terhadap sebahagian (yang lain)&#8221;, serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (tengah) di antara yang demikian (iman atau kafir),</p>
<p>4:151. merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir itu siksaan yang menghinakan.</p>
<p>semoga dengan pendekatan firman2 tersebut ketauhidan kita kembali kepada fitrah..ahlussunah wal jamaah..namun jamaah yang mu&#8217;min..dan hanya mentaati ulil amri minkum..janganlah setengah2 dalam menjalankan islam, karena inilah shirattal mustaqiem (Quran)..kita semua berjalan me7 akhirat, dan tidak ada lagi kesempatan ke2 seperti pemahaman awam bahwa kita akan melalui jembatan shirattal mustaqim saat hari qiamat..wslm wrb.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

