<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Mencari Berkah dari “Sang Kyai”</title>
	<atom:link href="http://buletin.muslim.or.id/at-tauhid-tahun-iii/mencari-berkah-dari-%e2%80%9csang-kyai%e2%80%9d/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://buletin.muslim.or.id/at-tauhid-tahun-iii/mencari-berkah-dari-%e2%80%9csang-kyai%e2%80%9d</link>
	<description>Memurnikan Aqidah, Menebarkan Sunnah</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Jan 2012 05:31:19 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
	<item>
		<title>By: artikelislami</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/at-tauhid-tahun-iii/mencari-berkah-dari-%e2%80%9csang-kyai%e2%80%9d/comment-page-1#comment-959</link>
		<dc:creator>artikelislami</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2009 22:45:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=70#comment-959</guid>
		<description>Bagaimana dengan hadits tentang Ummul Mu`minin yg menyuruh para shahabat agar pergi ke kubur Nabi dan membuka atapnya agar tidak ada penghalang antara kubur Nabi dg langit, lalu mereka berdoa meminta hujan?
Bagaimana pula dengan shahabat Nabi yg mencium mimbar Nabi, mengusapnya lalu mengusap ke wajahnya dan tubuhnya, apakah beliau bisa disebut penyembah mimbar Nabi?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana dengan hadits tentang Ummul Mu`minin yg menyuruh para shahabat agar pergi ke kubur Nabi dan membuka atapnya agar tidak ada penghalang antara kubur Nabi dg langit, lalu mereka berdoa meminta hujan?<br />
Bagaimana pula dengan shahabat Nabi yg mencium mimbar Nabi, mengusapnya lalu mengusap ke wajahnya dan tubuhnya, apakah beliau bisa disebut penyembah mimbar Nabi?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: djineman rowoh</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/at-tauhid-tahun-iii/mencari-berkah-dari-%e2%80%9csang-kyai%e2%80%9d/comment-page-1#comment-930</link>
		<dc:creator>djineman rowoh</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2009 01:43:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=70#comment-930</guid>
		<description>Realitas kondisi akidah/tauhid masyarakat spt inilah yg sering dinafikan oleh sebagian besar jurudakwah dari berbagai aliran/faham/mazhab. Termasuk juga masalah paranormal/dukun, TBC dan sejenisnya.
Yang sesungguhnya menjadi PR sekarang adalah bukan bgmn menyikapinya tapi bgmn mencari benang merahnya mengapa bisa spt itu kondisinya. Kemudian bgmn memurnikannya apakh dengan &#039;kekerasan&#039; atau dg cara bertahap yg lembut watasyaubilhaq watawa syaubissabr?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Realitas kondisi akidah/tauhid masyarakat spt inilah yg sering dinafikan oleh sebagian besar jurudakwah dari berbagai aliran/faham/mazhab. Termasuk juga masalah paranormal/dukun, TBC dan sejenisnya.<br />
Yang sesungguhnya menjadi PR sekarang adalah bukan bgmn menyikapinya tapi bgmn mencari benang merahnya mengapa bisa spt itu kondisinya. Kemudian bgmn memurnikannya apakh dengan &#8216;kekerasan&#8217; atau dg cara bertahap yg lembut watasyaubilhaq watawa syaubissabr?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

