<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Bahaya Kesyirikan yang Membudaya</title>
	<atom:link href="http://buletin.muslim.or.id/aqidah/bahaya-kesyirikan-yang-membudaya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://buletin.muslim.or.id/aqidah/bahaya-kesyirikan-yang-membudaya</link>
	<description>Memurnikan Aqidah, Menebarkan Sunnah</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Jan 2012 05:31:19 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
	<item>
		<title>By: admin</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/aqidah/bahaya-kesyirikan-yang-membudaya/comment-page-1#comment-1429</link>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 05:01:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=211#comment-1429</guid>
		<description>@YADIN  
wa&#039;alaykumussalam warahmatullah wabarakatuh, silakan dicopy dengan menyantumkan nama penulis dan link website buletin ini. semoga bermanfaat. barakallahu fiik..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@YADIN<br />
wa&#8217;alaykumussalam warahmatullah wabarakatuh, silakan dicopy dengan menyantumkan nama penulis dan link website buletin ini. semoga bermanfaat. barakallahu fiik..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: YADIN</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/aqidah/bahaya-kesyirikan-yang-membudaya/comment-page-1#comment-1428</link>
		<dc:creator>YADIN</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 08:22:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=211#comment-1428</guid>
		<description>ASSLAMUALAIKUM,, Afwan sebelumnya kpda tim redaksi buletin At-Tauhid.saya ingin minta izin,bisa ana ambil topik kemusyrikam ini sya masukan dalam buletin dakwah organda untuk di kirim ke kampung.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ASSLAMUALAIKUM,, Afwan sebelumnya kpda tim redaksi buletin At-Tauhid.saya ingin minta izin,bisa ana ambil topik kemusyrikam ini sya masukan dalam buletin dakwah organda untuk di kirim ke kampung.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abu Ad"hia</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/aqidah/bahaya-kesyirikan-yang-membudaya/comment-page-1#comment-79</link>
		<dc:creator>Abu Ad"hia</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 00:56:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=211#comment-79</guid>
		<description>Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, dosa apakah yang paling besar?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Engkau menjadikan tandingan/sekutu bagi Allah (dalam beribadah) padahal Dia lah yang telah menciptakanmu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Tolong hadist ini dengan text Arabnya..

Syukron katsiron</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, dosa apakah yang paling besar?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Engkau menjadikan tandingan/sekutu bagi Allah (dalam beribadah) padahal Dia lah yang telah menciptakanmu.” (HR. Bukhari dan Muslim)</p>
<p>Tolong hadist ini dengan text Arabnya..</p>
<p>Syukron katsiron</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: heri</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/aqidah/bahaya-kesyirikan-yang-membudaya/comment-page-1#comment-61</link>
		<dc:creator>heri</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2009 02:53:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=211#comment-61</guid>
		<description>silahkan akhi, barakallahu fiikum</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>silahkan akhi, barakallahu fiikum</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abdul Fattah</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/aqidah/bahaya-kesyirikan-yang-membudaya/comment-page-1#comment-52</link>
		<dc:creator>Abdul Fattah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 17:49:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=211#comment-52</guid>
		<description>Mohon ijin dari Yayasan Assunnah Jekan Raya di Palangka Raya untuk mendownload buletin ini. Insya Allah akan digunakan untuk buletin jum&#039;at disini. jazakallah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mohon ijin dari Yayasan Assunnah Jekan Raya di Palangka Raya untuk mendownload buletin ini. Insya Allah akan digunakan untuk buletin jum&#8217;at disini. jazakallah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: adefadlee</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/aqidah/bahaya-kesyirikan-yang-membudaya/comment-page-1#comment-48</link>
		<dc:creator>adefadlee</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 17:14:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=211#comment-48</guid>
		<description>Rasulullah SAW sudah sebut, umat Islam di akhir zaman, pagi beriman - sore kafir. Malam beriman - pagi kafir. Penyebabnya adalah perkara yang halus dan tanpa sadar. Mis: kita sakit, pergi berobat ke dokter. Kita yakin yang menyembuhkan hati kita adalah dokter. Hati kita rasa tenteram dengan obat yang diberikan dokter. Syirik lah itu (syirik khafi-kecil, tidak sadar). Keyakinan kita bahwa dokter yang menyembuhkan, bukan ALLAH, itulah dosa syirik. Kalau dilakukan terus menjadi syirik jali (besar). Tawasul, tahlil, ziarah kubur, itu bukan warisan nenek moyang, itu amalan para sahabat dan salafussoleh.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Rasulullah SAW sudah sebut, umat Islam di akhir zaman, pagi beriman &#8211; sore kafir. Malam beriman &#8211; pagi kafir. Penyebabnya adalah perkara yang halus dan tanpa sadar. Mis: kita sakit, pergi berobat ke dokter. Kita yakin yang menyembuhkan hati kita adalah dokter. Hati kita rasa tenteram dengan obat yang diberikan dokter. Syirik lah itu (syirik khafi-kecil, tidak sadar). Keyakinan kita bahwa dokter yang menyembuhkan, bukan ALLAH, itulah dosa syirik. Kalau dilakukan terus menjadi syirik jali (besar). Tawasul, tahlil, ziarah kubur, itu bukan warisan nenek moyang, itu amalan para sahabat dan salafussoleh.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Muh. Munadi</title>
		<link>http://buletin.muslim.or.id/aqidah/bahaya-kesyirikan-yang-membudaya/comment-page-1#comment-46</link>
		<dc:creator>Muh. Munadi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 03:28:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://buletin.muslim.or.id/?p=211#comment-46</guid>
		<description>Barokallohu fiikum, alangkah lebih afdhol apabila kajian ini bisa di download dgn HP, sehingga yg tdk memp.komputer bsa mempelajari dan mendakwahkannya kpd keluarga,kerabat dan sesama muslim lainnya. Syukron!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Barokallohu fiikum, alangkah lebih afdhol apabila kajian ini bisa di download dgn HP, sehingga yg tdk memp.komputer bsa mempelajari dan mendakwahkannya kpd keluarga,kerabat dan sesama muslim lainnya. Syukron!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

